Kecocokan yang buruk dalam suatu hubungan akan menimbulkan konflik tanpa henti seiring berjalannya waktu. Dalam sistem refrigerasi, oli dan refrigeran yang tidak cocok cepat atau lambat akan menyebabkan kegagalan peralatan yang serius.
Oli refrigerasi dan refrigeran memang membutuhkan kecocokan yang sempurna.
Oli mineral bekerja dengan R22. Namun, refrigeran ramah lingkungan seperti R134a, R404A, dan R410A memerlukan oli ester sintetis POE. Sistem refrigerasi amonia menggunakan oli AB, sedangkan sistem CO₂ menggunakan oli PAG atau POE khusus.
Oli yang salah menyebabkan pelumasan yang buruk dan keausan kompresor dalam kasus ringan. Dalam kasus yang parah, reaksi kimia terjadi antara oli dan refrigeran, yang mengakibatkan pembentukan kerak (coking) dan pelapisan tembaga, yang sepenuhnya merusak kompresor.
Sebelum memilih oli, pastikan refrigeran apa yang digunakan peralatan Anda. Kecocokan yang tepat adalah aturan emasnya.