Kompresor Resiprokal: Dasar-dasar, Pemilihan Minyak dan Tips Pengisian Ulang
Kompresor reciprocating adalah kompresor pemindahan positif klasik, yang banyak digunakan di lemari es rumah tangga, kabinet display berpendingin, dan peralatan lainnya.
Ini memiliki keunggulan yang jelas: struktur yang sederhana dan penyesuaian kapasitas pendinginan yang mudah. Namun, ia juga memiliki kekurangan, yaitu efisiensi volumetrik dan efisiensi energi yang relatif rendah.
Ketika berbicara tentang minyak pendingin yang umum digunakan dalam kompresor reciprocating, ada dua jenis utama: minyak mineral dan minyak alkilbenzena, dengan kelas viskositas yang sebagian besar memilih ISO VG 46. Minyak mineral memiliki keunggulan biaya rendah tetapi buruk dalam ketahanan oksidasi dan kinerja anti-penuaan; minyak alkilbenzena, meskipun sedikit lebih mahal, jauh lebih unggul dalam kinerja keseluruhan.
Poin lain yang perlu dicatat adalah bahwa sebagian besar kompresor reciprocating mengadopsi struktur yang sepenuhnya tertutup, sehingga penggantian oli menjadi cukup tidak nyaman. Oleh karena itu, jelas merupakan pilihan yang bijaksana untuk memprioritaskan oli alkilbenzen dengan masa pakai yang panjang saat memilih pelumas.
Ada juga persyaratan untuk volume pengisian bahan bakar: umumnya, mengisinya hingga 1/3 dari volume crankcase sudah cukup. Mengisi terlalu penuh akan meningkatkan viskositas oli dan konsumsi energi kompresor selama operasi, yang akan lebih merugikan daripada menguntungkan.